110 Contoh Kalimat Majemuk Bertingkat

65 Dilihat

Kalimat Majemuk Bertingkat: Apa itu dan Bagaimana Membuatnya?

Kalimat majemuk bertingkat merupakan salah satu jenis kalimat majemuk yang digunakan dalam Bahasa Indonesia. Jenis kalimat ini cukup sering digunakan dalam kesusastraan, artikel, bahkan percakapan sehari-hari. Dalam artikel ini, kita akan membahas pengertian kalimat majemuk bertingkat, ciri-ciri, jenis, dan contoh-contohnya.

Pengertian Kalimat Majemuk Bertingkat

Kalimat majemuk bertingkat terdiri dari dua atau lebih kalimat majemuk yang saling berhubungan. Hubungan antarkalimatnya adalah hubungan bertingkat, yang artinya kalimat-kalimat itu saling berkaitan satu sama lainnya secara berjenjang. Hubungan bertingkat bisa terbentuk ketika dua atau lebih kalimat memberikan informasi secara mendalam tentang subjek yang sama.

Ciri-Ciri Kalimat Majemuk Bertingkat

Terdapat beberapa ciri khusus yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi sebuah kalimat majemuk bertingkat, yaitu:

  • Mengandung lebih dari satu kalimat majemuk dalam satu kalimat
  • Hubungan antarkalimatnya adalah hubungan bertingkat (struktural dan semantik)
  • Setiap kalimatnya saling berkaitan satu sama lain dan topik yang dibahas di dalamnya senantiasa sama
  • Kesan menjelaskan, rinci, atau menguraikan suatu hal yang berbeda dengan kalimat tunggal

Jenis-Jenis Kalimat Majemuk Bertingkat

Ada beberapa jenis kalimat majemuk bertingkat, di antaranya adalah:

1. Kalimat Majemuk Bertingkat yang Sederhana

Kalimat majemuk bertingkat yang sederhana adalah jenis kalimat yang memiliki dua atau lebih klausa tetapi tidak mengandung klausa bebas. Klausa bebas adalah klausa yang dapat berdiri sendiri sebagai kalimat utuh. Contoh kalimat majemuk bertingkat sederhana adalah:

“Pria itu suka bekerja keras, meskipun gajinya tidak terlalu besar.”

Dalam kalimat tersebut terdapat dua klausa, namun kedua klausa itu tidak memiliki kemampuan untuk berdiri sendiri sebagai kalimat utuh.

2. Kalimat Majemuk Bertingkat yang Kompleks

Berbeda dengan kalimat majemuk bertingkat sederhana, kalimat majemuk bertingkat kompleks memiliki lebih dari dua klausa, namun memiliki satu klausa bebas. Klausa bebas menjadi unsur yang terpenting untuk membangun makna kalimat utuhnya. Contoh kalimat majemuk bertingkat kompleks adalah:

“Saat dia akan pergi ke Jakarta, ia membeli tiket kapal terlebih dahulu.”

Dalam kalimat tersebut terdapat dua klausa, namun klausa terakhir ikut menunjukkan makna kalimat utuhnya.

3. Kalimat Majemuk Bertingkat yang Kombinasi

Kalimat majemuk bertingkat kombinasi adalah kombinasi dari kalimat majemuk bertingkat sederhana dan kompleks. Klausa bebas dipadukan dengan dua atau lebih klausa yang lainnya. Contoh kalimat majemuk bertingkat kombinasi adalah:

“Meskipun dia belum pernah mengendarai sepeda motor, saat ini ia sudah bisa mengendarai mobil.”

Dalam kalimat tersebut terdapat tiga klausa, di mana klausa terakhir menjadi klausa bebas.

Contoh Contoh Kalimat Majemuk Bertingkat

Berikut ini beberapa contoh kalimat majemuk bertingkat baik yang setara maupun bertingkat:

  1. Setara
    “Saya suka bepergian dan menikmati pemandangan alam.”
  2. Bertingkat
    “Saya suka bepergian karena bisa menikmati pemandangan yang indah.”
  1. Setara
    “Ketika saya sedang makan, teman saya datang.”
  2. Bertingkat
    “Saat saya sedang makan, tiba-tiba datang teman saya yang baru saja pulang dari luar negeri.”

Penutup

Dalam pembuatan kalimat majemuk bertingkat, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar menghasilkan kalimat yang baik dan benar. Pertama, kita harus memahami struktur hubungan kalimat bertingkat seperti yang telah dijelaskan di atas. Kedua, kita juga harus memiliki pemahaman tentang penggunaan tanda baca seperti koma, titik, dan tanda dua titik yang tepat. Dengan memahami kedua hal tersebut, maka kita dapat menghasilkan kalimat majemuk bertingkat yang baik dan benar dan membuat tulisan atau percakapan kita menjadi lebih bermakna.

Dalam kesimpulannya, kalimat majemuk bertingkat adalah jenis kalimat majemuk yang mengandung lebih dari satu kalimat majemuk dalam satu kalimat, memiliki hubungan bertingkat yang menguraikan satu topik yang sama. Ada tiga jenis kalimat majemuk bertingkat, yaitu kalimat majemuk bertingkat sederhana, kompleks, dan kombinasi. Pada akhirnya, pemahaman terhadap penggunaan tanda baca adalah hal penting di dalam pembuatan kalimat majemuk bertingkat.