111 Contoh Kalimat Seruan Dalam Bahasa Indonesia

59 Dilihat

Memperkaya Kosa Kata Bahasa Inggris dan Bahasa Melayu Dengan Kalimat Seruan

Banyak orang beranggapan bahwa belajar bahasa asing terkadang bisa sangat membosankan. Namun, faktanya, tidak seperti itu jika kamu memiliki cara belajar yang tepat. Salah satu cara yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan kosa kata bahasa Inggris atau bahasa Melayu kamu adalah dengan belajar kalimat seruan yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari.

Bahasa Inggris

Berikut adalah beberapa contoh kalimat seruan dalam bahasa Inggris yang bisa kamu pelajari:

  • Let’s go! (Mari pergi!)
  • Hold on! (Tunggu sebentar!)
  • Come here! (Datang ke sini!)
  • Watch out! (Hati-hati!)
  • Cheer up! (Jangan putus asa!)

Dengan menguasai kalimat seruan ini, kamu akan lebih mudah untuk mengutarakan perasaan atau memberikan instruksi kepada orang lain dalam bahasa Inggris.

Bahasa Melayu

Tidak hanya bahasa Inggris, kamu juga bisa memperkaya kosa kata bahasa Melayu dengan belajar kalimat seruan yang sering digunakan seperti berikut:

  • Mari! (Let’s go!)
  • Tunggu sekejap! (Hold on!)
  • Datang sini! (Come here!)
  • Hati-hati! (Watch out!)
  • Cergas semula! (Cheer up!)

Dengan menguasai kalimat-kalimat seruan di atas, kamu bisa lebih mudah untuk berkomunikasi atau mengutarakan maksudmu dalam bahasa Melayu.

Sejarah Ejaan Bahasa Indonesia dan Pengaruhnya Terhadap Bahasa Melayu

Sejarah Ejaan Bahasa Indonesia

Bahasa Indonesia merupakan salah satu bahasa resmi di Indonesia dan digunakan oleh sekitar 200 juta orang di seluruh dunia. Sejarah ejaan bahasa Indonesia dimulai pada awal abad ke-20 ketika pemerintah kolonial Belanda memperkenalkan ejaan yang berbeda dari ejaan bahasa Belanda.

Pada tahun 1947, pemerintah Indonesia mengeluarkan keputusan untuk memperbarui ejaan bahasa Indonesia. Setelah melalui beberapa perubahan, pada tahun 1972, ejaan yang digunakan saat ini, yaitu ejaan yang berdasarkan pada bunyi bahasa, diperkenalkan oleh pemerintah Indonesia.

Pengaruh Ejaan Bahasa Indonesia Terhadap Bahasa Melayu

Ejaan bahasa Indonesia yang berbasis pada bunyi bahasa ternyata mempengaruhi ejaan bahasa Melayu di Indonesia. Beberapa kata dalam bahasa Melayu di Indonesia, seperti ‘terampil’, ‘diksi’, dan ‘deprak’, di eja menggunakan huruf ‘k’ seperti dalam bahasa Indonesia, padahal seharusnya di eja menggunakan huruf ‘c’ seperti dalam bahasa Melayu.

Selain itu, terdapat pula beberapa kata dalam bahasa Melayu di Indonesia yang di eja berbeda dari bahasa Melayu yang digunakan di Malaysia atau Singapura, seperti ‘kereta api’ yang di eja sebagai ‘kerata api’ di Indonesia.

Kesimpulan

Menguasai kalimat seruan dalam bahasa Inggris dan bahasa Melayu bisa membantumu memperkaya kosa kata dan meningkatkan kemampuan berbahasamu. Sementara itu, sejarah ejaan bahasa Indonesia mempengaruhi ejaan bahasa Melayu di Indonesia, namun terdapat juga perbedaan ejaan antara bahasa Melayu di Indonesia dengan Malaysia atau Singapura.

Jadi, untuk menjadi ahli bahasa yang handal, tidak ada salahnya untuk terus belajar dan mengasah kemampuanmu.