15 Contoh Kalimat Keterangan Derajat Atau Kuantitas Dalam Bahasa Indonesia

67 Dilihat

Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif

Kalimat aktif dan kalimat pasif adalah dua jenis kalimat dalam bahasa Indonesia yang sering digunakan dalam komunikasi sehari-hari. Kemampuan untuk memahami dan menggunakan keduanya akan memudahkan kita dalam melakukan komunikasi verbal dan tulisan. Berikut ini adalah penjelasan lengkap tentang kalimat aktif dan kalimat pasif beserta contoh-contohnya:

Pengertian Kalimat Aktif

Kalimat aktif adalah jenis kalimat dimana subjek dari kalimat melakukan tindakan atau aktivitas terhadap objek dalam kalimat tersebut. Contoh kalimat aktif adalah sebagai berikut:

– Saya makan nasi goreng.
– Dia menulis surat kepada temannya.
– Ayah membeli sepeda baru untuk adiknya.

Dalam kalimat aktif di atas, subjek dari kalimat (saya, dia, dan ayah) melakukan tindakan terhadap objek dalam kalimat (nasi goreng, surat, dan sepeda baru).

Pengertian Kalimat Pasif

Kalimat pasif adalah jenis kalimat dimana objek dalam kalimat menjadi pusat perhatian dan diberikan penekanan lebih, sehingga menjadi subjek kalimat, sedangkan subjek biasanya diabaikan. Dalam kalimat pasif, tindakan atau aktivitas yang dilakukan oleh subjek dalam kalimat aktif menjadi tidak relevan atau diabaikan. Contoh kalimat pasif adalah sebagai berikut:

– Nasi goreng dimakan oleh saya.
– Surat ditulis oleh dia kepada temannya.
– Sepeda baru dibeli oleh ayah untuk adiknya.

Dalam kalimat pasif di atas, objek dalam kalimat (nasi goreng, surat, dan sepeda baru) menjadi subjek kalimat, sedangkan subjek dari kalimat aktif (saya, dia, dan ayah) diabaikan atau menjadi objek kalimat.

Contoh Kalimat Keterangan

Selain kalimat aktif dan kalimat pasif, terdapat juga kalimat keterangan yang digunakan untuk memberikan informasi lebih tentang situasi atau kondisi dalam kalimat. Salah satu jenis kalimat keterangan adalah kalimat keterangan tempat. Berikut ini adalah contoh kalimat keterangan tempat:

– Di ruang kelas ini, kita belajar matematika.
– Di perpustakaan, saya sering membaca buku.
– Di pantai ini, air lautnya sangat jernih.

Dalam kalimat keterangan di atas, kata “di” digunakan untuk menunjukkan tempat dalam kalimat, yang kemudian diikuti oleh kata yang menjelaskan tempat tersebut.

Derajat Hadis Tentang Kalimat Syahadat

Hadis adalah sebuah sumber hukum dalam Islam yang berisi perkataan, perbuatan, dan persetujuan dari Nabi Muhammad SAW. Salah satu hadis yang populer adalah hadis tentang kalimat syahadat. Berikut ini adalah derajat hadis tentang kalimat syahadat:

– Hadis Shahih: Hadis ini memiliki kredibilitas tinggi dan diakui oleh mayoritas umat Muslim sebagai hadis yang sahih dan dapat dijadikan pedoman.
– Hadis Hasan: Hadis ini memiliki kredibilitas yang cukup baik, namun kurang kuat dibandingkan dengan hadis shahih.
– Hadis Dhaif: Hadis ini memiliki kredibilitas yang kurang, dan kurang dapat diandalkan untuk dijadikan acuan.

Dalam hadis tentang kalimat syahadat, terdapat penekanan pada pentingnya pengakuan terhadap keesaan Allah dan mempercayai bahwa Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah.

Contoh Kalimat Keterangan Derajat atau Kuantitas

Kalimat keterangan derajat atau kuantitas digunakan untuk memberikan informasi tentang derajat atau kuantitas suatu benda atau keadaan. Berikut ini adalah contoh kalimat keterangan derajat atau kuantitas:

– Dia sangat lelah setelah berlari sejauh 10 kilometer.
– Harga baju itu terlalu mahal bagi saya.
– Sayap burung itu sangat lebar.

Dalam kalimat keterangan di atas, terdapat penekanan pada derajat atau kuantitas dari kata yang digunakan (sangat, terlalu) yang kemudian diikuti oleh kata yang dijelaskan.

Kesimpulan

Dalam bahasa Indonesia, terdapat dua jenis kalimat utama yaitu kalimat aktif dan kalimat pasif. Selain itu, terdapat juga kalimat keterangan yang digunakan untuk memberikan informasi lebih tentang kondisi atau situasi dalam kalimat. Pemahaman tentang ketiga jenis kalimat ini akan memudahkan kita dalam melakukan komunikasi baik itu secara verbal atau tulisan. Selain itu, dalam agama Islam, terdapat hadis tentang kalimat syahadat yang mengandung pesan tentang pentingnya pengakuan terhadap keesaan Allah.