17 Contoh Kalimat Pasif Transitif Dalam Bahasa Indonesia

59 Dilihat

Pengertian Kalimat Pasif dan Aktif

Kalimat pasif dan aktif adalah jenis kalimat dalam bahasa Indonesia. Perbincangan mengenai kalimat pasif dan aktif merupakan bagian penting dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Kedua jenis kalimat ini mempunyai kegunaan dan fungsi yang berbeda dalam penggunaannya dalam sebuah tulisan atau pembicaraan.

Apa yang Dimaksud dengan Kalimat Aktif?

Kalimat aktif adalah jenis kalimat yang subjeknya merupakan pelaku dari tindakan yang dilakukan pada objek kalimat. Contohnya, “Saya membuat kue.” Dalam kalimat tersebut, subjek “Saya” adalah pelaku tindakan yang diterapkan pada objek kalimat “Kue.”

Apa yang Dimaksud dengan Kalimat Pasif?

Kalimat pasif adalah jenis kalimat yang subjeknya tidak menjadi pelaku tindakan pada objek kalimat. Dalam kalimat pasif, objek kalimat menjadi subyek, dan pelaku tindakan dibuang atau disebutkan dalam bentuk tambahan atau keterangan.

Contoh Kalimat Pasif

  • “Kue dibuat oleh saya.”
  • “Buku itu dibaca oleh aku.”

Contoh Kalimat Aktif

  • “Saya membuat kue.”
  • “Aku membaca buku itu.”

Kalimat pasif dan aktif harus dipahami dengan baik agar kita dapat menulis atau berbicara dengan baik. Kala itu, kita harus mengetahui rumusan kalimat yang baik dan benar agar terhindar dari kesalahan tata bahasa. Mengenal perbedaan antara kalimat pasif dan aktif, kita akan bisa membuat tulisan yang lebih berbobot dan mudah dipahami oleh pembaca.

Kapan Menggunakan Kalimat Pasif?

Penggunaan kalimat pasif dan aktif tergantung pada kebutuhan penggunanya. Kalimat pasif dapat digunakan dalam beberapa kondisi, yaitu:

  • ketika subjek tidak diketahui atau tidak perlu ditekankan, seperti dalam laporan polisi atau berita;
  • ketika memperjelas larangan, seperti pada papan peringatan; atau
  • ketika yang lebih penting diidentifikasi objek kalimat.

Penerapan kalimat pasif juga merepresentasikan pola pikir pembuat kalimat yang ingin memisahkan diri dari tindakan atau keputusan yang diambil. Contohnya, “Kesalahan telah dilakukan,” jauh lebih halus daripada “Aku melakukan kesalahan.”

Cara Mengubah Kalimat Aktif Menjadi Kalimat Pasif

Cara mengubah kalimat aktif menjadi kalimat pasif ialah merubah kalimat aktif dengan pasif oleh suatu obyek pada suatu tindakan yang diterima. Berikut adalah teknik mengubah kalimat aktif menjadi kalimat pasif:

  1. Cari subjek sebagai obyek pada tindakan.
  2. Letakkan obyek kalimat sebagai subyek.
  3. Tambahkan kata kerja “to be” dalam bentuk yang sesuai.
  4. Ubah kata kerja ke bentuk ketiga (V-3).

Jika kalimat aktifnya adalah “Joni membuka kotak,” maka cara mengubah ke kalimat pasif adalah “Kotak dibuka oleh Joni.” Perubahan kalimat ini menghasilkan segmen yang lebih elegan dan dibaca lebih mudah.

Contoh Kalimat Pasif dalam Bahasa Inggris

Contoh kalimat pasif dalam bahasa Inggris sangat bervariasi. Berikut ini beberapa contoh kalimat pasif dalam bahasa Inggris:

  • “The car was fixed by him.”
  • “The house had been cleaned by the maid.”
  • “The book will have been read by her.”
  • “The cake was eaten by the children.”

Memahami beberapa contoh kalimat pasif dalam bahasa Inggris sangat penting bagi orang yang ingin memperdalam kemampuan dalam berbahasa Inggris khususnya dalam menulis. Menggunakan bahasa Inggris di dunia kerja dan dalam banyak situasi yang berbeda membutuhkan keterampilan untuk menggunakan kalimat pasif.

Pentingnya Menggunakan Kalimat Aktif dan Pasif

Kita perlu memahami pentingnya menggunkan kalimat aktif dan pasif agar dapat membuat tulisan yang baik dan akurat. Kalimat aktif digunakan untuk menekankan siapa yang melakukan tindakan, sedangkan kalimat pasif digunakan untuk menekankan pada objek kalimat.

Ketidaktahuan terhadap penggunaan kalimat aktif dan pasif dapat menghasilkan kesalahan dalam tulisan, seperti kesalahan dalam penentuan dan penyajian data maupun fakta atau membuat kesimpulan yang keliru.

Dalam penggunaan kalimat aktif dan pasif, kita perlu mempertimbangkan target pembaca kita dan tujuan dari tulisan yang kita buat. Semakin kita memperhatikan penggunaan kalimat aktif dan pasif,maka tulisan kita akan semakin jelas dan transparan, dan dengan cara itu, tulisan kita bisa membantu pembaca memahami informasi yang disajikan lebih mudah.

Kesimpulan

Perbedaan antara kalimat aktif dan pasif penting untuk dipahami dan dikuasai oleh setiap penulis agar dapat menulis tulisan yang baik dan benar. Dalam penggunaannya, ada kondisi-kondisi tertentu yang menuntut untuk menggunakan kalimat aktif atau pasif.

Cara mengubah kalimat aktif menjadi pasif adalah bagian penting dalam belajar bahasa Indonesia dan dapat membantu penulis untuk mengungkapkan ide secara lebih mudah dimengerti. Oleh karena itu, untuk menghasilkan tulisan yang bermutu, kita perlu memperhatikan rumusan kalimat yang baik dan benar serta penggunaan kalimat aktif dan pasif.