20 Contoh Kalimat Pasif Yang Predikatnya Berimbuhan Di-

54 Dilihat

Kalimat Aktif dan Pasif: Perbedaan, Pengertian, dan Contoh

Di dalam bahasa Indonesia, terdapat dua jenis kalimat yaitu kalimat aktif dan pasif. Tentu saja, kedua jenis kalimat ini memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Untuk mengetahui perbedaan kalimat aktif dan pasif beserta pengertian dan contohnya, ada baiknya kita simak penjelasan berikut.

Pengertian

Kalimat aktif adalah jenis kalimat yang subjeknya menjadi pelaku dalam suatu perbuatan atau aktivitas. Sedangkan kalimat pasif merupakan jenis kalimat yang subjeknya menjadi penerima atau objek dalam suatu perbuatan atau aktivitas.

Perbedaan

Perbedaan antara kalimat aktif dan pasif terletak pada konstruksi kalimatnya. Jika pada kalimat aktif subjek menjadi pelaku, maka pada kalimat pasif subjek menjadi penerima atau objek. Contohnya:

  • Kalimat aktif: Siswa menulis buku pelajaran.
  • Kalimat pasif: Buku pelajaran ditulis oleh siswa.

Pada kalimat aktif, siapa yang menulis (subjek) menjadi pelaku dan mengeksekusi aktivitas menulis. Sedangkan pada kalimat pasif, apa yang ditulis (objek) menjadi fokus dan lebih diutamakan.

Contoh Kalimat Aktif dan Pasif

Berikut ini adalah contoh kalimat aktif dan pasif sederhana:

  • Kalimat aktif: Andi membeli buku cerita.
  • Kalimat pasif: Buku cerita dibeli oleh Andi.
  • Kalimat aktif: Ani membersihkan kamar mandi.
  • Kalimat pasif: Kamar mandi dibersihkan oleh Ani.
  • Kalimat aktif: Saya mengirim surat elektronik.
  • Kalimat pasif: Surat elektronik dikirim oleh saya.

Contoh kalimat aktif dan pasif dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari terutama dalam penulisan surat, laporan, atau esai. Dengan memahami perbedaan kalimat aktif dan pasif, seseorang dapat mengekspresikan ide-idenya dengan lebih baik dan efektif.

Macam-Macam Kalimat Aktif dan Pasif

Selain perbedaan kalimat aktif dan pasif, terdapat juga macam-macam kalimat aktif dan pasif. Macam-macam kalimat aktif dan pasif antara lain:

1. Kalimat Aktif Indefinit

Kalimat aktif indefinit adalah kalimat yang subjeknya tidak spesifik. Contoh:

  • Anak-anak bermain bola.
  • Seorang pelajar membaca buku di perpusatakannya.

2. Kalimat Aktif Transitif

Kalimat aktif transitif adalah kalimat aktif yang subjeknya melakukan tindakan terhadap objek. Contoh:

  • Abu melukis gambar bunga.
  • Lia memasak nasi goreng.

3. Kalimat Aktif Intransitif

Kalimat aktif intransitif adalah kalimat aktif yang subjeknya melakukan aktivitas tanpa objek. Contoh:

  • Rizal berlari pagi-pagi.
  • Widya berenang di kolam renang.

4. Kalimat Pasif Dalam

Kalimat pasif dalam adalah kalimat pasif yang tidak menyebutkan siapa pelakunya. Contoh:

  • Surat ini telah terkirim.
  • Buku ini telah terjual.

5. Kalimat Pasif Luar

Kalimat pasif luar adalah kalimat pasif yang menyebutkan siapa pelakunya. Contoh:

  • Buku ini telah dibeli oleh Rizki.
  • Dinner ini telah disiapkan oleh koki.

Dengan mengetahui macam-macam kalimat aktif dan pasif, seorang penulis dapat memilih jenis kalimat yang tepat untuk mengekspresikan ide-idenya.

Secara keseluruhan, kalimat aktif dan pasif adalah dua jenis kalimat yang memiliki perbedaan dalam konstruksinya. Pemahaman yang tepat terhadap dua jenis kalimat ini akan memudahkan seseorang dalam menulis atau berbicara dalam bahasa Indonesia. Jangan lupa untuk berlatih dan terus meningkatkan kemampuanmu dalam menggunakan kalimat aktif dan pasif!