20 Contoh Kalimat Tunggal Numerial Dalam Bahasa Indonesia

48 Dilihat

Kalimat Tunggal: Pengertian, Ciri, dan Jenis

Jika kamu pernah belajar tentang bahasa Indonesia, pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah kalimat tunggal. Kalimat tunggal didefinisikan sebagai sebuah kalimat yang memiliki satu predikat atau satu makna utama. Pada artikel ini, kita akan membahas mengenai pengertian, ciri-ciri, dan jenis-jenis kalimat tunggal dengan contoh-contoh yang mudah dipahami. Yuk, simak penjelasannya dibawah ini:

Pengertian Kalimat Tunggal

Kalimat tunggal adalah susunan kata atau rangkaian kata yang memiliki satu predikat secara langsung atau tidak langsung. Dalam Bahasa Indonesia, predicate tersebut bisa berupa verb atau keterangan lain yang menjadi sumber atau pokok pikiran yang telah dijabarkan dalam suatu kalimat.

Kalimat tunggal biasanya dibangun dengan satu subjek, satu predikat, dan satu objek. Namun, terkadang struktur kalimat bisa lebih kompleks dengan penambahan keterangan waktu, keterangan tempat, ataupun pelengkap kalimat lainnya.

Ciri-ciri Kalimat Tunggal

Berikut adalah beberapa ciri-ciri kalimat tunggal yang harus kamu ketahui:

  1. Memiliki satu predikat
  2. Mengandung satu pokok pikiran
  3. Memiliki makna yang utuh dan jelas
  4. Tidak mengandung konjungsi (seperti dan, serta, atau tetapi) dalam satu kalimat

Ciri-ciri di atas menjadikan kalimat tunggal mudah dipahami dan tidak membingungkan.

Jenis-jenis Kalimat Tunggal

Berikut adalah jenis-jenis kalimat tunggal yang biasanya digunakan:

  1. Kalimat tunggal verbal
    Merupakan jenis kalimat tunggal yang predikatnya berupa kata kerja. Contoh: Dia menyapu lantai dengan rajin.
  2. Kalimat tunggal nominal
    Merupakan jenis kalimat tunggal yang predikatnya berupa kata benda atau kata sifat. Contoh: Bunga mawar di kebun itu sangat indah.
  3. Kalimat tunggal minor
    Merupakan jenis kalimat tunggal yang tidak memenuhi elemen kalimat lengkap (subjek, predikat, objek). Contoh: Lalu, dia pergi.

Perbedaan Kalimat Tunggal dan Kalimat Majemuk

Setelah mengetahui mengenai kalimat tunggal, bisa dibilang kalimat tunggal adalah kebalikan dari kalimat majemuk. Kalimat majemuk adalah sebuah kalimat yang memiliki lebih dari satu predikat atau lebih dari satu makna utama. Berikut perbedaan antara kalimat tunggal dan kalimat majemuk:

Perbedaan Struktur Kalimat

Kalimat tunggal memiliki satu predikat sedangkan kalimat majemuk memiliki lebih dari satu predikat. Hal itu memberikan perbedaan struktur antara kedua kalimat tersebut.

Perbedaan Jumlah Pokok Pikiran

Kalimat tunggal hanya memiliki satu pokok pikiran, sehingga lebih mudah dipahami dan membuat pembaca fokus pada ide utama yang disampaikan. Sementara kalimat majemuk memiliki dua atau lebih pokok pikiran yang membingungkan dan sulit dipahami.

Contoh Kalimat Tunggal

  • Saya suka makanan pedas.
  • Tiba jam 6 sore, ia pulang ke rumah dalam keadaan gemetaran.
  • Kucing kucing hitam itu bersuara merdu.
  • Pada acara ulang tahunnya, dia meminta kue keju kesukaannya.

Contoh Kalimat Majemuk

  • Seusai makan siang, saya pergi ke kantor dan bertemu teman lama.
  • Ibu sedang mencuci piring, sedangkan ayah sedang menonton televisi.
  • Sebelum belajar, dia membeli buku dan mengambil uang di bank.
  • Tari tradisional dari daerah Sulawesi sangat indah dan kaya akan makna.

Demikianlah pembahasan mengenai kalimat tunggal beserta ciri-ciri dan jenis-jenisnya. Serta perbedaan antara kalimat tunggal dan kalimat majemuk. Dengan memahami hal ini, diharapkan bisa membuatmu lebih mudah dalam mengidentifikasi jenis kalimat saat berkomunikasi ataupun menulis. Selamat belajar!