7 Contoh Kalimat Generalisasi Beserta Penjelasannya

80 Dilihat

Contoh Kalimat Fakta dan Opini Beserta Penjelasannya

Kalimat fakta adalah sebuah kalimat yang berisi tentang suatu hal yang sudah pasti benar dan dapat dibuktikan kebenarannya. Sedangkan kalimat opini adalah sebuah kalimat yang berisi tentang pendapat seseorang yang belum tentu benar dan tidak dapat dibuktikan kebenarannya.

Kalimat fakta dan opini adalah dua hal yang sering menjadi bahan pembicaraan di kehidupan sehari-hari maupun dalam dunia literasi seperti buku, artikel, dan blog. Oleh karena itulah, baik fakta maupun opini perlu dinyatakan secara jelas agar tidak terjadi kesalahpahaman.

Contoh Kalimat Fakta

Kalimat fakta dapat dijumpai di media massa maupun buku-buku ilmiah, seperti:

  • Air bersih mengandung H2O.
  • Bumi berputar mengelilingi matahari.
  • Suhu normal tubuh manusia adalah 36-37 derajat Celcius.
  • Kucing adalah hewan yang suka makan ikan.

Kalimat fakta tersebut dapat dibuktikan kebenarannya dan tidak dapat diragukan lagi. Oleh karena itu, banyak media yang menggunakan kalimat fakta sebagai dasar dari sebuah informasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Contoh Kalimat Opini

Sementara kalimat opini berikut ini adalah sebuah pendapat yang belum tentu benar dan perlu ditunjang dengan argumen yang kuat:

  • Saya kurang suka dengan coklat milk.
  • Menurut saya, film yang tayang saat ini kurang menarik.
  • Menurut saya, buku tersebut sulit dipahami.
  • Sebaiknya kita melakukan perjalanan ke luar negeri setiap tahun.

Kalimat opini perlu dilengkapi dengan argumen agar orang lain dapat memahami mengapa kita mempunyai pendapat tersebut. Oleh karena itu, dalam menyatakan kalimat opini yang belum benar tersebut, kita perlu menunjukkan bahwa kalimat tersebut memang hanya pendapat pribadi kita dan dapat diterima oleh orang lain atau tidak tergantung dari sudut pandang masing-masing.

Penutup

Kalimat fakta dan kalimat opini berbeda dan harus disampaikan secara jelas agar tidak menimbulkan kesalahpahaman. Kalimat fakta dapat dibuktikan kebenarannya sehingga dapat dijadikan dasar untuk sebuah informasi. Sedangkan kalimat opini berupa pendapat yang belum tentu benar dan perlu dilengkapi dengan argumen. Oleh karena itu, dalam menyampaikan kalimat opini, penting untuk menunjukkan bahwa kalimat tersebut hanyalah pendapat pribadi seseorang dan dapat diterima secara relatif tergantung sudut pandang masing-masing.