8 Ciri Ciri Kalimat Pasif Dan Contohnya Dalam Bahasa Indonesia

58 Dilihat

Kalimat Aktif dan Pasif: Pengertian, Perbedaan, dan Contohnya yang Menghibur

Apakah kamu pernah mendengar kalimat aktif dan pasif? Sepertinya belum akrab dengan konsep itu. Jika kamu ingin tahu lebih lanjut, baca terus artikel ini. Kami akan menjelaskan secara detail tentang pengertian, perbedaan, dan contoh kalimat aktif dan pasif.

Pengertian Kalimat Aktif dan Pasif

Sebelum membahas lebih jauh tentang perbedaan kalimat aktif dan pasif, kamu perlu mengetahui pengertian dari dua jenis kalimat tersebut.

Kalimat Aktif

Yang dimaksud dengan kalimat aktif adalah kalimat yang subjeknya melakuan tindakan atau menjadi pelaku sesuatu. Kalimat aktif berfokus pada tindakan yang dilakukan oleh subjek. Subjek dan objek memiliki posisi yang berbeda dalam kalimat aktif. Subjek berada di awal kalimat, sedangkan objek berada di belakang kata kerja.

Contoh kalimat aktif:

  • Saya makan nasi goreng.
  • Ani membaca buku di kamar.
  • Kucing mengejar tikus.

Kalimat Pasif

Kalimat pasif adalah kebalikan dari kalimat aktif. Kalimat pasif berfokus pada objek, bukan subjek. Subjek disebut sebagai pelaku tindakan, tetapi tindakan yang dilakukan tidak disebutkan. Sebaliknya, kata kerja diikuti oleh objek.

Contoh kalimat pasif:

  • Nasi goreng dimakan oleh saya.
  • Buku dibaca oleh Ani di kamar.
  • Tikus dikejar oleh kucing.

Perbedaan Kalimat Aktif dan Pasif

Setelah mengetahui pengertian dari kedua jenis kalimat tersebut, mari kita bahas perbedaannya.

Perbedaan Utama

Perbedaan utama antara kalimat aktif dan pasif adalah fokus kalimat. Kalimat aktif lebih menekankan pada subjek sebagai pelaku, sedangkan kalimat pasif fokus pada objek sebagai penerima tindakan.

Perbedaan Subjek dan Objek

Posisi subjek dan objek juga berbeda antara kedua kalimat tersebut. Subjek menjadi pelaku pada kalimat aktif, sedangkan objek menjadi fokus pada kalimat pasif.

Kata Kerja

Di kalimat aktif, kata kerja menunjukkan tindakan yang dilakukan oleh subjek. Sedangkan di kalimat pasif, kata kerja menunjukkan tindakan yang dilakukan pada objek.

Bentuk Kata Kerja

Bentuk kata kerja pada kalimat pasif diawali dengan to be (is, are, am) + kata kerja bentuk ketiga (V3). Sedangkan pada kalimat aktif tidak ada penambahan to be pada bentuk kata kerja.

Contoh Kalimat Aktif dan Pasif

Berikut ini adalah contoh kalimat aktif dan pasif yang dapat memperjelas perbedaan:

  • Kalimat Aktif: Saya membeli buku di toko buku. / Kalimat Pasif: Buku dibeli oleh saya di toko buku.
  • Kalimat Aktif: Ayah memasak sop. / Kalimat Pasif: Sop dimasak oleh ayah.
  • Kalimat Aktif: Aku menulis sebuah cerpen. / Kalimat Pasif: Cerpen ditulis oleh aku.

Kesimpulan

Setelah membaca artikel ini, kamu sekarang sudah tahu apa itu kalimat aktif dan pasif. Kalimat aktif berfokus pada subjek sebagai pelaku, sedangkan kalimat pasif berfokus pada objek sebagai penerima tindakan. Satu hal yang perlu diingat lagi adalah kata kerja pada kalimat pasif diawali dengan to be + V3.

Kamu bisa mempraktikkan penggunaan kalimat aktif dan pasif dalam kehidupan sehari-hari untuk memperkaya kosakata dan menghindari penggunaan bahasa yang monoton. Selamat mencoba!